Langsung ke konten utama

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

1. Monumen Nasional (Monas)

Monas
Monas
Siapa sih warga Jakarta yang tidak kenal dengan Monas?
Mulanya, tugu peringatan setinggi 132 meter ini memang didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia. Nah, ikon kota Jakarta–bahkan Indonesia–yang satu ini memang populer akan lapisan emas murni pada “lidah api-nya”. Oh ya, kabarnya, Monas merupakan bangunan dengan puncak tertinggi di Jakarta, lho! Bahkan, konon tidak boleh ada bangunan yang melebihi tinggi Monas…
Monas sendiri terbuka untuk umum: buka setiap jam delapan pagi hingga tiga sore, kecuali di hari Senin minggu akhir bulan. Ingin wisata sejarah? Anda dapat mengunjungi bagian dasar Monas, yakni Museum Sejarah Nasional Indonesia–untuk mengetahui seluk beluk perjuangan Indonesia. Namun, jika ingin menikmati panorama Jakarta dari ketinggian, disarankan untuk menjajal naik ke puncak Monas berketinggian 115 meter dengan menggunakan lift.

2. Aneka Museum

Museum Fatahillah
Museum Fatahillah
Menyandang status sebagai pusat kota dan pemerintahan, tidak heran jika Jakarta “kaya” akan bangunan-bangunan bersejarah. Nah, sekali waktu, Anda bisa mempelajari sejarah Jakarta dengan mengunjungi aneka macam museum di Jakarta.
Sebagai contoh, Museum Nasional. Di sana, Anda dapat menemukan lebih dari 100 ribu benda-benda koleksi yang mencakup peninggalan arkeologis, keramik, zaman prasejarah, serta masih banyak lagi. Bergeser dari Museum Nasional, jangan ragu untuk memasuki Museum Fatahillah yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta. Bagaimana pun, tempat wisata di Jakarta yang satu ini adalah tempat terbaik untuk mengeksplorasi banyak hal terkait sejarah Kota Jakarta.
Jangan lupakan juga keberadaan aneka museum lainnya, seperti halnya Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Museum Tekstil, Museum Taman Prasasti, dan masih banyak lagi.

3. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

TMII
TMII
Indonesia memang sebuah negara yang multikultural. Di dalamnya, terdapat beragam kekayaan budaya, seni, adat, serta agama dan kepercayaan. Nah, untuk meningkatkan semangat multikultural Anda, yuk segera datang berkunjung ke kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Tidak perlu jauh-jauh datang ke Padang atau ke Papua. Toh, seluruh “miniatur” kebudayaannya, bisa langsung Anda saksikan di TMII. Tidak heran, jika tempat wisata di Jakarta yang satu ini amat cocok dinikmati bersama keluarga dan orang terdekat.
Adapun selain wisata budaya, TMII memiliki beragam wahana menarik yang dapat langsung Anda nikmati. Wahana tersebut berupa kolam renang Snow Bay, Taman Among Puro, kereta gantung, serta aneka museum edukatif yang cocok untuk pendidikan anak Anda.

4. Kebun Binatang Ragunan

Kebun Binatang Ragunan
Kebun Binatang Ragunan
Ajaklah si kecil untuk mengenal dan mencintai keberlangsungan satwa yang dilindungi sejak dini. Sebagai langkah awal, bawalah mereka ke Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Dengan luas sebesar 147 hektare, tempat wisata di Jakarta ini punya lebih dari dua ribu ekor satwa dan 50 ribu pepohonan.
Tiket masuknya sendiri tergolong murah dan terjangkau. Dengan Rp 5 ribu rupiah saja, Anda sudah bisa mengajak si kecil berkeliling kebun, melihat satwa, hingga menaiki beragam wahana seperti kereta keliling, sepeda ganda, dan lain sebagainya.
Didirikan pada tahun 1864, Kebun Binatang Ragunan sendiri tergolong berusia tua. Nah, sebagai informasi–disarankan untuk tidak memberi makanan kepada satwa yang ada di dalamnya, ya. Toh, ini semua demi menjaga keselamatan hewan-hewan di dalamnya.

5. Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu
Berlokasi di sebelah utara Jakarta, ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat mampir ke Kepulauan Seribu. Menyandang nama “seribu”, sudah pasti gugusan pulaunya pun banyak. Nah, sebagai informasi, beberapa kawasan Kepulauan Seribu yang populer, yakni: Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan, dan masih banyak lagi.

6. Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta
Kota Tua Jakarta
Tidak heran, jika suasana Kota Tua Jakarta selalu ramai pada akhir pekan. Penyebabnya, adalah karena ketersediaan beragam spot yang cantik bahkan mampu “menunjang” kegiatan selfie Anda. Bayangkan, deretan pertokoan, gedung, hingga rumah-rumah tua menghiasi seluruh area Kota Tua Jakarta. Belum lagi, dengan keberadaan beragam atraksi dan kegiatan, seperti halnya pameran seni, nobar (nonton bareng), pengamen unik, dsb.
Selain menyuguhkan keindahan di setiap sudutnya, Kota Tua Jakarta merupakan salah satu destinasi wisata sejarah terpopuler, khususnya di Jakarta. Melalui keberadaan beragam museum yang berdekatan, Anda dapat menyaksikan sekaligus mempelajari banyak pengetahuan sejarah di masa lampau.
Selain itu, di tempat wisata di Jakarta yang satu ini terdapat pula banyak toko, restoran, maupun kafe jadul yang menjual aneka kuliner khas yang tidak kalah nikmat. Sebagai contoh, Anda dapat mencicipi langsung masakan khas dengan singgah terlebih dulu di Cafe Batavia dan Cafe Gazebo–atau justru membelinya langsung di pedagang keliling beragam camilan, semisal kerak telor, gado-gado, hingga es potong.

7. Pecinan Glodok

Pecinan Glodok
Pecinan Glodok
Tidak jauh dari Kota Tua Jakarta, Anda akan diajak untuk mengelilingi china town–atau pecinan Jakarta. Secara sederhana, di sinilah warga keturunan Tionghoa bermukim dan beranak cucu. Nah sebagai informasi, Pecinan Glodok sendiri merupakan kawasan pecinan terbesar di Indoneisa. Bahkan, keberadaannya disebut-sebut sebagai salah satu “penggerak” roda ekonomi Jakarta hingga kini, lho!
Lantaran beberapa bangunan masih dipertahankan hingga kini, jangan heran jika menyusuri kawasan Pecinan Glodok seakan “membawa” Anda kembali ke masa lampau. Di sana, Anda dapat mengunjungi beragam klenteng, bangunan vihara, membeli obat di toko lawas, hingga mencicipi langsung kuliner khasnya. Kendati demikian, disarankan untuk tetap berhati-hati. Pasalnya, beberapa jenis makanan di sana tergolong nonhalal.

8. Setu Babakan

Setu Babakan
Setu Babakan
Jika beberapa tempat wisata di atas masuk dalam kategori sejarah kolonial, kini saatnya mempelajari budaya masyarakat asli Jakarta dengan mengunjungi Kampung Betawi di Setu Babakan. Lokasinya sendiri, sudah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya Jakarta, lho.
Di sana, bukan hanya ada beragam bangunan asli dari peninggalan budaya Betawi saja. Lebih dari itu, Anda juga akan diajak untuk mengenal dan menyaksikan budaya Betawi asli, mulai dari cara bercocok tanam, berdagang, hingga membuat kerajinan dan makanan khas. Adapun di area ini juga terdapat sebuah danau besar yang menjadi sarana rekreasi. Lumayan, kan, duduk santai sembari menikmati keindahan danau

9. Taman Wisata Alam Angke, Kapuk

Taman Wisata Alam Angke
Taman Wisata Alam Angke
Nikmati nyamannya berjalan-jalan sore sembari dikelilingi pepohonan bakau di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Nah, setidaknya ada beragam aktivitas lain yang bisa Anda lakukan di salah satu tempat wisata di Jakarta yang paling menarik ini, seperti halnya naik perahu, atau justru berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dengan menanam mangrove.

10. Taman Suropati

Taman Suropati
Taman Suropati
Luasnya memang tidak sebesar sembilan tempat wisata di Jakarta yang telah disebutkan di atas. Namun, Anda bisa mendatangi Taman Suropati, Menteng–untuk sekadar berolahraga atau justru melepas penat. Udara sejuk dan suasana asri dari beragam pepohonan rindang dijamin bisa menenangkan dan menyegarkan pikiran Anda. Belum lagi, soal beragam aktivitas yang biasa digelar, semisal pertunjukan musik, latihan biola, kursus melukis, hingga pertemuan beberapa komunitas Jakarta.














































































































































 

sumber :  http://anekatempatwisata.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tempat Wisata di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

1. Seongsan Sunrise Peak Seongsan Sunrise Peak Seongsan Sunrise Peak merupakan sebuah kawah yang terbentuk karena letusan Hydrovolcanic pada dasar laut yang dangkal. Letusan ini terjadi sekitar 5000 tahun yang lalu. Seongsan Sunrise Peak memiliki bentuk seperti mangkuk yang dikelilingi oleh tebing curam di sekitarnya. Tebing-tebing yang mengelilingi Seongsan menghadap ke laut, dan jika dilihat dari ketinggian, tempat ini menyerupai mangkuk raksasa berwarna hijau. Bagian atas kawah ini ditumbuhi rumput hijau nan subur, sebuah pemandangan yang kontras dengan laut di sekelilingnya. Seongsan juga telah ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. 2. Stasiun Kyeong-Wha, Jinhae Stasiun Kyeong-Wha, Jinhae Stasiun ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan dan fotografer, terutama saat musim semi berlangsung. Jinhe adalah sebuah distrik di Changwon City, di tepi tenggara Korea. Jinhe juga sudah terkenal sejak lama sebagai penyelenggara festival bunga sak...

10 Tempat Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi

1. Candi Prambanan Candi Prambanan Candi Prambanan merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi karena Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu yang terbesar di Indonesia. Selain itu, Candi Prambanan juga dihiasi relief yang diukir mengelilingi candi dan menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana. Candi Prambanan berlokasi sektiar 17 KM dari psuat kota Yogyakarta. Apabila anda tidak membawa kendaraan pribadi, untuk mencapai Candi Prambanan anda cukup menggunakan bus dan turun di halte Prambanan, sangat mudah mencapai Candi Prambanan. 2. Pantai Parangtritis Pantai Parangtritis Pantai Parangtritis adalah pantai yang paling terkenal di Yogyakarta, sehingga Pantai Parangtritis layak disebut sebagai salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi. Berlokasi sekitar 25 KM di selatan pusat kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis adalah pantai yang berada di tepi Samudra Hindia sehingga mempunyai karakteristik ombak dan aru...

10 Tempat Wisata di Makassar yang Wajib Dikunjungi

1. Pantai Losari Pantai Losari Mampir ke pantai yang berada di Jalan Penghibur ini sudah menjadi kegiatan wajib bagi setiap pengunjung yang datang ke Makassar. Tempat wisata andalan ini memiliki keunikan tersendiri. Jika biasanya pantai dikenal dengan pasirnya, Pantai Losari tidak memiliki pasir. Jika Anda datang, Anda akan menemui beton di tepiannya. Tidak ada pasir bukan berarti pantai ini tak layak dikunjungi, ada banyak hal lain yang menarik dari tempat wisata ini. Di sini, Anda bisa melakukan banyak hal yang menyenangkan seperti memancing, naik sepeda air atau banana boat, berlayar dengan perahu dan masih banyak lagi. Apa hal menarik lainnya dari sebuah tempat wisata? Tentu saja kulinernya. Ada banyak sajian kuliner khas Makassar yang bisa Anda nikmati di sini, mulai dari pisang epe, coto, sop konro sampai dengan es pallu butung. Tempat wisata di Makassar ini ramai dikunjungi setiap hari terutama saat akhir pekan. Pada pagi hari, banyak yang menjadikannya se...